Mataram, Hariansumbawa – Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Dr. H. Musyafirin (Rohmi-Firin) akan menerima SK Rekomendasi dukungan di Pilgub NTB 2024 langsung di DPP Perindo, Rabu (17/7/2024) besok siang.
Hal ini dibenarkan Ketua DPW Perindo NTB Khairul Rizal bahwa salah satunya akan diserahkan SK B1KWK ke Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Rohmi Djalilah dan Musyafirin (Rohmi-Firin).
“Iya, besok siang jam 14.30 WIB (penyerahan SK ke Rohmi-Firin) di Kantor DPP Perindo,”ungkap Rizal, Selasa (16/7/2024) saat dikomfirmasi via WhatsApp media ini.
Menurut informasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Perindo akan melakukan Penyerahan rekomendasi tahap III ini akan dilakukan di pusat, di mana sekitar 40 calon kepala daerah di seluruh Indonesia akan menerima rekomendasi, salah satunya NTB, Rabu (17/7/2024).

Sementara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan tetap mengusung Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Dr. H.W. Musyafirin sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 27 Nopember 2024 mendatang.
Ketua DPW PPP NTB, Muzihir mengaku meski belum diumumkan secara resmi oleh DPP, namun pilihan terhadap pasangan tersebut tidak akan berubah sampai pendaftaran ke KPU pada 27 Agustus mendatang.
“Insya Allah, kalau berubah nggak akan mungkin. PPP tetap komit bersama paslon Rohmi – Firin,” jelas Muzihir ketua DPW PPP NTB saat dihubungi media ini melalui via selular, Selasa, 9 Juli 2024 beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan pengumuman nama Sitti Rohmi Djalilah dan W. Musyafirin sebagai bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB oleh PPP hanya tinggal menunggu proses final di DPP di Jakarta. Oleh karena itu, dirinya berharap semua pihak tetap bersabar.
“Saya berharap semua pihak untuk bersabar. Kita tunggu, karena semuanya sedang berproses,” katanya singkat.
Sebelumnya, bakal Calon Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah mengklaim sudah mendapatkan restu dari PPP untuk maju di Pilkada gubernur dan wakil gubernur NTB.
“Alhamdulillah, insya Allah PPP sudah bergabung,” kata Ummi Rohmi sapaan akrab Sitti Rohmi Djalilah di kediamannya kepada awak media.
Ummi Rohmi mengaku masuknya PPP dalam koalisi Rohmi-Firin, secara otomatis jumlah kursi di legislatif sebagai syarat pencalonan cukup, bahkan lebih.
“Jadi lengkap ya, kalau koalisi partai. Ada PDI Perjuangan (4 kursi), Perindo (3 kursi), dan PPP (7 kursi). Total semua 14 kursi dan sudah lebih dari cukup syarat,” ujarnya.
Meski secara partai koalisi sudah cukup, Ummi Rohmi menyatakan bahwa tidak akan menutup mata terhadap partai-partai lain yang ingin bergabung dan berjuang bersamanya di Pilkada NTB.
“Kalau di luar tiga partai itu nanti kita lihat progres-nya seperti apa. Karena segala kemungkinan itu pasti ada,” ucap Rohmi.
Oleh karena itu, Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 ini, menyatakan sangat optimistis menatap Pilkada NTB meski hanya dengan dukungan tiga partai tersebut.
“Dengan 3 parpol koalisi, kami yakin bisa melenggang mendaftar ke KPU. Insya Allah lancar jaya,” demikian, pungkas Hj. Rohmi yang memiliki elektabilitas tinggi dari semua calon,” jelasnya. (Hs)













