Foto. Pasangan Rohmi-Firin saat didampingi Ketua DPW PKB Lalu Hadrian Irfan sesi foto bersama Wakil Ketua Umum PKB, H. Jazilul Fawaid setelah menerima SK dukungan di Jakarta, Jum’at 2 Agustus 2024
Mataram, Hariansumbawa – Teka-teki arah dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024 akhirnya terjawab. PKB resmi mengusung duet Hj Sitti Rohmi Djalillah-H. W. Musyafirin atau Rohmi-Firin.
Kemudian alasan utama PKB berlabuh mendukung paket Rohmi-Firin, dimana duet maut dua tokoh terbaik NTB ini merajai berbagai lembaga survei dengan elektabilitas tertinggi. Dari rilis terbitan sejumlah lembaga survei menempatkan elektabilitas Rohmi-Firin tertinggi dan disusul urutan kedua paket Zul-Uhel.
Adapun survei tersebut dilakukan oleh lembaga-lembaga terpercaya seperti Presisi, Poltracking, Indikator, dan LSI Denny JA. Dalam rilis yang ditampilkan menunjukkan bahwa angka elektabilitas pasangan Rohmi-Firin terus meningkat, dengan persentase berkisar antara 30% hingga 40%.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB NTB Lalu Hadrian Irfan saat dikomfirmasi awak media, Jum’at 2 Agustus 2024 mengungkapkan, penentuan sikap PKB untuk Pilgub NTB 2024 melalui berbagai proses. Termasuk dengan memperhatikan hasil survei pasangan calon yang berpotensi menang.
“Hasil survei Rohmi-Firin juga menemukan tren positif, terus mengalami kenaikan. Ini yang kami pandang potensial untuk kami usung dan bisa memenangkan Pilgub NTB 2024,” beber Ari sapaan akrab ketua DPW PKB NTB.
PKB, Ari berujar, mematok target tinggi di Pilkada Serentak 2024. Ia beralasan lonjakan suara PKB di NTB cukup signifikan berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Rinciannya, PKB NTB berhasil mengamankan dua kursi DPR RI. Torehan itu bertambah jika dibandingkan hasil Pileg 2019 yang hanya mendapat satu kursi. PKB pecah telur di Dapil NTB I Pulau Sumbawa. Secara akumulatif, PKB meraup 356 ribu suara untuk Pileg DPR RI se-NTB.
Sementara itu, raihan kursi PKB di DPRD NTB masih stagnan sebanyak 6 kursi dengan total 229.254 suara. Kemudian, untuk pileg DPRD kabupaten/kota di NTB, PKB berhasil mengamankan 37 kursi.
Sebelumnya, Rohmi-Firin telah mengamankan tiket dari PDIP dan Perindo. Kedua partai itu masing-masing mengoleksi empat kursi dan tiga kursi di DPRD NTB. Dengan tambahan enam kursi PKB di DPRD NTB.
“Maka Rohmi-Firin memenuhi syarat pencalonan untuk maju di Pilgub NTB 2024. Adapun, syarat maju di Pilgub NTB 2024 adalah mendapat dukungan minimal dari 13 kursi di DPRD NTB,” tutupnya. (**)













