Sikapi Kisruh DAK, DPRD NTB Segera Panggil Kadis Dikbud dan Bentuk Pansus

banner 120x600

Foto. Ketua Komisi V DPRD NTB, Lalu Sudihartawan, SH

Mataram, Hariansumbawa – Kasus DAK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB ramai jadi perbincangan setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kabid SMK, Ahmad Muslim. Dari tangan tersangka, Polisi menyita uang Rp50 juta sebagai barang bukti OTT. Uang rekanan pelaksana proyek SMKN 3 Mataram.

Jauh sebelum OTT, DAK sudah jadi polemik dan pemberitaan media massa. Betapa tidak, sejumlah kontraktor mengamuk karena kehilangan proyek detik-detik terakhir jelang teken kontrak. Padahal mereka sudah menyetor 10 sampai 12 persen untuk uang pelicin.

Dampaknya, sejumlah proyek belum tuntas hingga jelang akhir Desember 2024. Padahal kontrak berakhir 31 Desember.

Menyikapi kisruh tersebut, Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTB, Lalu Sudihartawan, SH berencana memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Aidy Furqan. Pemanggilan tersebut, buntut adanya kisruh DAK beberapa waktu lalu.

“Sebagai mitra pihaknya akan memanggil Aidy Furqan dan jajarannya dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait masalah DAK,” jelas Politisi Gerindra asal Loteng Lalu Sudihartawan, SH pada, Selasa, 7 Januari 2025.

Ia melanjutkan, Komisi V sendiri merupakan leading sektor atau mitra dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB.

“Sesuai dengan leading sektor kita kemitraan, jadi kami akan mengundang beliau-beliau (Dikbud, red). Bukan hanya soal DAK, tapi banyak hal,” kata Sudihartawan.

Selain berencana melakukan pemanggilan, DPRD juga berencana membentuk pansus. Bahkan mengajukan hak interpelasi untuk meminta penjelasan terkait kasus DAK ini.

“Itu bagian dari dinamika kita mengelola daerah dan negara ini, kita penuhi panggilan itu agar sama-sama bagus lah,” pungkasnya.

Terhadap inisiatif DPRD tersebut, Aidy meresponsnya dengan santai. Baginya, ketika ada pemanggilan akan ia penuhi.

“Tapi hingga kini belum ada suratnya. Saya cek di kantor belum ada (suratnya, red),” ungkap Aidy, pagi tadi kepada awak media. (Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *