Peringatan Keras Kajari KSB: Siapa pun yang Catut Nama dan Jabatan Saya, Segera Laporkan!

banner 120x600

Taliwang, Hariansumbawa – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Barat, Mahfuddin Cakra Saputra, S.H., M.H., mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat dan seluruh institusi pemerintah di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Publik diminta tidak merespons pihak atau oknum yang mengatasnamakan dirinya secara pribadi maupun menggunakan jabatan Kajari untuk meminta sesuatu dalam bentuk apa pun.

Himbauan tersebut menjadi peringatan agar nama pribadi maupun jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu. Kajari menegaskan, masyarakat dan institusi pemerintah harus berhati-hati ketika menghadapi permintaan yang mengatasnamakan dirinya.

“Atas nama pribadi maupun sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, saya mengimbau seluruh publik dan institusi pemerintah agar tidak merespons pihak atau oknum yang mengatasnamakan saya untuk meminta sesuatu dalam bentuk apa pun,” tegas Cakra akrab Kajari disapa dalam himbauannya, Sabtu malam, (24/10/2026.

Menurut Cakra, himbauan tersebut ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat dan institusi pemerintah di KSB. Ia menekankan bahwa pencatutan nama pribadi maupun jabatan harus disikapi secara serius agar tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

“Jangan merespons apabila ada pihak atau oknum yang menggunakan nama saya maupun jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat untuk meminta sesuatu,” ujarnya.

Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi aparatur pemerintah agar tidak serta-merta memenuhi permintaan seseorang hanya karena membawa nama pejabat kejaksaan. Setiap pihak perlu memastikan kebenaran informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh klaim identitas maupun jabatan yang belum terverifikasi.

Cakra juga meminta agar masyarakat yang menemukan indikasi pencatutan nama dirinya tidak membiarkan persoalan tersebut berlalu tanpa tindak lanjut. Ia mengarahkan agar informasi mengenai kejadian semacam itu segera disampaikan kepada pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat.

“Jika ditemukan adanya hal dimaksud, agar segera melaporkan kepada kami,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pelaporan dari masyarakat dan institusi pemerintah diperlukan agar informasi mengenai dugaan pencatutan nama tersebut dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, publik diharapkan tidak hanya bersikap waspada, tetapi juga berani menyampaikan informasi apabila menemukan kejadian yang patut dicurigai.

Melalui imbauan tersebut, Cakra menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama dalam menjaga kepercayaan terhadap institusi penegak hukum. Masyarakat dan seluruh institusi pemerintah di KSB diminta tidak memenuhi permintaan yang mengatasnamakan Kajari tanpa kejelasan serta segera melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan nama pribadi maupun jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat. (Admin01-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *