Direktur RSUD Asy-Syifa: Tak Semua Pasien Harus Dirujuk, Layanan Lokal Terus Diperkuat

banner 120x600

Foto. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat

Taliwang, Hariansumbawa – RSUD Asy-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat tidak menjadikan rujukan sebagai pilihan otomatis bagi setiap pasien. Rumah sakit berupaya menangani pasien di daerah sepanjang kondisi medisnya masih sesuai dengan kemampuan tenaga medis dan fasilitas yang tersedia.

Direktur RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat, Andy Suhaeri, S.ST., M.M.Inov., mengatakan keputusan rujukan ditentukan berdasarkan kebutuhan medis dan ketersediaan layanan di rumah sakit.

“Kalau memang spesialisnya ada di kita dan bisa ditangani, kita tidak rujuk,” ujar Andy saat dikonfirmasi awak media, Sabtu, 26 September 2026.

Menurutnya, pasien baru akan dirujuk apabila membutuhkan layanan atau dokter spesialis yang belum tersedia di RSUD Asy-Syifa.

“Yang banyak kita rujuk itu adalah yang tidak ada spesialisnya di kita,” katanya.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan kesehatan di luar daerah.

Andy mengatakan ketersediaan dokter spesialis menjadi salah satu faktor utama dalam memperluas jenis kasus yang dapat ditangani di RSUD Asy-Syifa.

Karena itu, rumah sakit terus melakukan penguatan layanan, termasuk pengembangan layanan ortopedi, jantung dan pembuluh darah, bedah onkologi serta ginekologi.

Selain itu, RSUD Asy-Syifa juga menjajaki kerja sama dengan jejaring rumah sakit dan Universitas Airlangga untuk mendukung pengembangan layanan serta pendidikan dokter spesialis.

“Untuk beberapa layanan seperti urologi dan paru juga sedang kita jajaki,” jelas Andy.

Pengembangan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, ketersediaan tenaga medis, fasilitas, serta kemampuan rumah sakit.

Dengan penguatan layanan itu, RSUD Asy-Syifa memastikan rujukan keluar daerah tetap dilakukan berdasarkan kebutuhan medis, sementara pasien dengan kasus yang masih dapat ditangani di Sumbawa Barat diupayakan memperoleh pelayanan di rumah sakit setempat. (Admin01-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *