Foto. Yoesrawan (Galang) Calon Kepala Desa Sapugara Bree No. Urut 4
Hariansumbawa, Brang Rea – Pemilihan Kepala Desa Sapugara Bree yang diikuti oleh 5 pasangan calon telah usai digelar, Calon Kades No Urut 5 Jamaluddin, A.Md mengantongi suara terbanyak dengan mengalahkan 4 rivalnya.
Kemenangan telak Jamaluddin, A.Md karena menguasai suara di 4 TPS dari total 7 TPS dengan perolehan 788 suara, sedangkan 4 rivalnya nomor urut 1 Syaparuddin mengantongi 469 suara, nomor urut 2 Andi Subandi, S.Pd mengantongi 383 suara, no urut 3 Irawansyah mengantongi 242 suara dan no urut 4 Yoesrawan memperoleh 205 suara.
Sementara Yoesrawan calon kepala desa no urut 4 saat diwawancara media ini dikediamannya, Minggu (23/10/2022) menyampaikan, Alhamdulillah Pesta demokrasi Pilkades di desa Sapugara Bree telah usai, siapapun kades yang terpilih itulah pilihan rakyat dan mari kita menghargai dari hasil akhir Pilkades ini.
“Selamat kepada saudara Jamaluddin A.Md keluar sebagai kepala desa terpilih periode 2023-2029 pilihan masyarakat Desa Sapugara Bree. Kepada kawan-kawan yang belum berhasil, mari ikhlas menerima hasil, dan mendukung kepala desa terpilih untuk memajukan Desa Sapugara Bree. Dan kepada tim dan simpatisan ayo kembali bermasyarakat seperti sedia kala,” Jelas Galang sapaan akrab Yoesrawan calon kades no urut 4.

Masih keterangan Galang, semoga dengan terpilihnya Kades yang baru Desa Sapugara Bree semakin maju dan rakyat semakin sejahtera. Kami percaya dibawah kepemimpinan saudara akan banyak perubahan besar terjadi di Desa Sapugara Bree.
“Dan paling penting dana desa dapat dikelola sebagai mana mustinya serta mengutamakan program atau kegiatan yang mampu mendorong pendapatan masyarakat,” Harap Galang kepada kades terpilih.

Disinggung soal menang kalah, ia menjelaskan, dalam setiap kontestasi, pertarungan, pertandingan atau apa pun itu namanya pastilah akan berakhir dengan dua kemungkinan, yaitu menang atau kalah. Yang harus diingat, tidak mungkin semuanya menang dan tidak mungkin pula semuanya kalah.
“Sudah pasti salah satunya akan keluar sebagai pemenang dan yang lainnya harus menelan kekalahan. Maka kunci utama para petarung sejati itu adalah berjiwa besar dan siap menerima kekalahan, karena kalau kemenangan itu semua bisa menerimanya,” pesan Galang dengan santai dihadapan seluruh pendukung dan tim suksesnya.
Sambung Galang, kalah-menang itu ‘sunnatullah’ dan kekalahan bisa saja berubah menjadi kemenangan, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Kapan kekalahan itu akan berubah wujud menjadi kemenangan, tentunya ketika kita sudah bisa memahami bahwa menang dan kalah itu adalah sunnatullah.
“Maka orang-orang yang sudah menganggap kalah-menang sunnatullah ia akan mengakui kemenangan lawan dan ia pula akan mengakui kekalahan dirinya. Dan sekali saya ucapkan selamat kepada saudara Jamaluddin atau Hero atas kemenangannya, selamat memimpin dan selamat mengemban amanah di desa tercinta ini,” demikian, pungkas Galang kepada media Harian Sumbawa.(Hs-Kief)













