MotoGP Mandalika 2026 Jadi Magnet Wisata, Paket Terintegrasi Dibanderol Mulai Rp7 Jutaan

banner 120x600

Foto. Chairman MotoGP Mandalika 2026 Troy Warokka (Harian Sumbawa/Ist)

Lombok Tengah, Hariansumbawa – Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tak ingin sekadar menjadi tontonan balap kelas dunia. Gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, 9–11 Oktober 2026 itu sekaligus dibidik sebagai mesin penggerak pariwisata Lombok. Strateginya, penonton ditawarkan paket perjalanan terintegrasi yang menggabungkan tiket balapan, penerbangan, hotel, transportasi, hingga pengalaman wisata.

Konsep tersebut dipromosikan melalui Garuda Indonesia Travel Festival (GATF) 2026 di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, 28–30 Agustus 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menjaring wisatawan sekaligus memperluas dampak ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Troy Warokka mengatakan, penonton diharapkan tidak datang ke Lombok hanya untuk menyaksikan balapan. Mereka didorong menjadikan MotoGP sebagai pintu masuk untuk menikmati berbagai destinasi dan pengalaman wisata yang tersedia di Lombok.

“Kami ingin mengajak masyarakat tidak hanya datang untuk menonton MotoGP, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk berwisata dan menikmati berbagai pengalaman yang ditawarkan Mandalika dan Lombok,” ujar Troy kepada media ini, Rabu, 2 September 2026.

Melalui InJourney Group dan PT Aero Globe Indonesia, terdapat tiga pilihan paket perjalanan. Yakni Easy Package mulai Rp7,05 juta per orang, MotoGP Experience Package Rp8,87 juta, serta Lombok Experience Package Rp9,58 juta. Paket tersebut antara lain mencakup penerbangan Garuda Indonesia rute Jakarta–Lombok pulang-pergi, tiket MotoGP selama tiga hari kategori Premium Grandstand, akomodasi di Merumatta Senggigi, transportasi, dan layanan perjalanan lainnya.

Bagi penonton yang menginginkan pengalaman berbeda, tersedia pula opsi peningkatan kelas tiket. Tambahan biaya dimulai dari Rp1,75 juta untuk Premium Grandstand A hingga Rp25 juta untuk VIP Hospitality Premiere.

Troy menegaskan, skema bundling tersebut bukan semata strategi penjualan tiket. Lebih jauh, konsep itu diarahkan untuk meningkatkan length of stay wisatawan di Lombok. Penonton diharapkan tidak langsung meninggalkan daerah tersebut setelah balapan berakhir.

“Kami berharap mereka tidak langsung pulang setelah balapan. Ada banyak hal yang dapat dinikmati di Lombok. Inilah yang ingin kami dorong melalui konsep sport tourism,” katanya.

Perpanjangan masa tinggal wisatawan dinilai dapat memperbesar perputaran ekonomi di daerah. Mulai hotel, restoran, transportasi, destinasi wisata hingga UMKM lokal berpeluang menikmati efek berganda dari kedatangan penonton MotoGP. Layanan pendukung juga diperkuat InJourney Aviation Services melalui potongan harga layanan VIP bandara, lounge, transportasi, layanan bagasi hingga hotel.

“Jadi, Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak hanya kami posisikan sebagai event olahraga selama tiga hari. Kami ingin event ini menjadi penggerak ekosistem pariwisata dan memberikan dampak yang lebih luas,” tegas Troy.

Gelaran 2026 juga mengusung tema “The Rise of Local Heroes”, dengan dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3, yang diharapkan semakin memperkuat daya tarik MotoGP Mandalika di mata publik nasional. (Admin02-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *