RSUD Asy-Syifa Sukses Operasi Katarak 17 Pasien, Layanan Klinik Mata Rutin Dibuka

banner 120x600

Foto. Direktur RSUD Asy-Syifa’  Sumbawa Barat dr. Carlof

Hariansumbawa, Sumbawa Barat – Layanan klinik mata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Sumbawa Barat telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sejak dibuka pelayanan pada awal Januari 2023 kemarin.

Sementara pada periode bulan Januari hingga Februari 2023 lalu, RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat sudah berhasil melaksanakan Operasi Katarak terhadap 17 pasien.

Untuk itu, bagi masyarakat di ‘Tanah Pariri Lema Bariri’ yang penglihatannya terganggu tidak perlu repot-repot harus keluar daerah. Pasalnya, dapat memeriksakan diri di Klinik Mata RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.

Kepada media ini, Direktur RSUD Asy-Syifa’ dr. Carlof mengatakan, jika ada masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat yang penglihatannya terganggu, bisa dilakukan pengecekan di Klinik Poli Mata.

“Nantinya, jika penglihatan terganggu karena Katarak dan butuh operasi, maka akan dijadwalkan untuk dilakukan tindakan operasi. Jika yang datang memang disebabkan karena penyakit Katarak, akan ditangani dengan tatalaksana untuk penyakit Katarak termasuk tindakan operasi bila dibutuhkan,” jelas dr. Carlof Direktur RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat, Senin (10/04/2023)

Berhubung sebentar lagi kita akan menghadapi libur Lebaran, tegasnya, silakan masyarakat yang membutuhkan untuk memeriksakan diri lebih awal. Segala kebutuhan operasinya, kami persiapkan dari sekarang. Nanti masuk kantor pasca libur panjang. Kita akan mulai laksanakan operasi Katarak kembali.

“Operasi katarak yang dilaksanakan setelah lebaran nanti, merupakan operasi kesekiankali yang digelar oleh RSUD Asy-Syifa’ dalam rangka membantu masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan pada mata,” ulas Direktur yang dikenal ramah ini.

Lebih lanjut dijelaskannya, kehadiran operasi ini untuk memberikan kebahagiaan bagi mereka karena penglihatannya dapat normal kembali dan melanjutkan kehidupan dihari-hari mendatang dengan penuh makna dan berkah, apalagi bagi para lansia bisa melihat kembali anak cucunya dan dapat beraktifitas dengan normal.

“Operasi katarak ini bukan lah operasi darurat, sehingga pelaksanaan operasi akan dijadwalkan oleh dokter mata yang akan melaksanakan tindakan operasi, termasuk mempersiapkan dulu kondisi umum pasien agar siap untuk operasi, utamanya bagi pasien yang mempunyai Diabetes Mellitus dan Hipertensi,” terangnya.

Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa operasi katarak yang akan di laksanakan ini dijaminkan oleh BPJS, sehingga bagi peserta BPJS tidak dikenakan biaya tambahan lagi.

“Kalau saat pelaksanaan operasi terdapat peserta yang miskin dan belum memiliki Kartu BPJS, maka akan kami bantu fasilitasi untuk membantu pengurusan hingga yang bersangkutan memiliki kartu dimaksud, termasuk pemanfaatan program dari Pemerintah Daerah KSB untuk menjaminkan kepesertaan BPJS bagi masyarakat KSB yang tidak mampu,” demikian, pungkas Dirut visioner ini. (Hs/Kf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *