Hardiknas 2026 di KTC Semarak, Guru dan Masyarakat Bersatu Dukung Pendidikan Bermutu di Sumbawa Barat

banner 120x600

Foto. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.Pd., saat memberikan kata sambutan

Sumbawa Barat, Hariansumbawa | Ratusan masyarakat bersama insan pendidikan memadati kegiatan jalan santai dan senam sehat dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Komplek Perkantoran KTC, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh keakraban di tengah suasana kebersamaan.

Sejak pagi, peserta dari berbagai kalangan mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas, pelajar, hingga masyarakat umum terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan panitia. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta para kepala sekolah, guru dan pengawas sekolah.

Acara ini tidak hanya menjadi kegiatan olahraga bersama, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan berbagai elemen dalam dunia pendidikan untuk memperkuat sinergi dan kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian Hardiknas 2026 yang dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara guru, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun pendidikan yang lebih baik,” tegas Kadis Agus.

Ia juga menjelaskan bahwa tema Hardiknas tahun ini, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, menjadi landasan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas hanya dapat terwujud jika semua pihak terlibat aktif.

Kegiatan jalan santai dan senam sehat yang digelar di kawasan KTC tersebut berlangsung meriah dengan suasana penuh keceriaan. Para peserta tampak berbaur tanpa sekat, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi nilai utama dalam dunia pendidikan.

Lebih lanjut, Kadis Agus juga menekankan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai sarana memperkuat kekompakan. Ia menyampaikan secara langsung, “Kami ingin seluruh tenaga pendidik dan masyarakat terus menjaga kebersamaan agar pendidikan di Sumbawa Barat semakin maju dan merata,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya implementasi wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah. Program ini dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Masih terdapat anak usia 5–6 tahun yang belum mengakses pendidikan prasekolah sehingga diperlukan kesadaran bersama dari orang tua dan masyarakat untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan sejak awal,” urainya.

Foto. Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST.,M.Si

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan sampai ada anak yang tidak bersekolah. Jika ditemukan, segera laporkan ke instansi terkait agar dapat segera difasilitasi. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya sembari mengajak warga untuk lebih peka terhadap kondisi di lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai program dukungan pendidikan, mulai dari bantuan uang pangkal, beasiswa, hingga penguatan BOSDA bagi sekolah negeri maupun swasta.

Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan semakin meningkat, sehingga tidak ada lagi anak usia sekolah yang tertinggal dari akses pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat. (Admin01-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *