Foto. Disign iklan penceramah nasional Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. dalam Tabligh Akbar Peringatan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke-23 Tahun (Harian Sumbawa/Ist)
Hariansumbawa.com – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke-23 tak hanya diwarnai agenda pemerintahan dan hiburan. Pemkab Sumbawa Barat juga menyiapkan kegiatan keagamaan dengan menghadirkan penceramah nasional Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. dalam Tabligh Akbar.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu, 12 September 2026. Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Taliwang Center (KTC), Taliwang, dipilih sebagai pusat kegiatan yang diproyeksikan menjadi salah satu agenda besar dalam rangkaian Harlah ke-23 KSB.
Kehadiran Ustadz Abdul Somad diperkirakan menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Dai nasional tersebut dikenal luas dengan ceramah-ceramah keagamaannya yang disampaikan dengan gaya komunikatif, sehingga mampu menjangkau berbagai lapisan jamaah.
Pemkab KSB mengajak masyarakat untuk menjadikan Tabligh Akbar bukan sekadar kegiatan seremonial Harlah. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang memperkuat silaturahmi sekaligus memperdalam nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Di usia ke-23, KSB terus diarahkan menjadi daerah yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi moral serta kehidupan sosial-keagamaan yang kuat. Karena itu, agenda keagamaan ditempatkan sebagai bagian penting dari perayaan hari lahir daerah.
Antusiasme masyarakat diperkirakan cukup tinggi. Apalagi, nama besar Ustadz Abdul Somad menjadi daya tarik bagi jamaah dari berbagai wilayah di Sumbawa Barat maupun daerah sekitar yang ingin mengikuti langsung tausiah tersebut.
Panitia pun mengingatkan masyarakat agar tidak datang mendekati waktu acara. Jamaah diminta hadir lebih awal untuk menghindari kepadatan sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam mengatur arus masuk dan posisi jamaah di lokasi.
Selain itu, masyarakat diminta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Arahan petugas di lapangan juga perlu dipatuhi agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jamaah.
Tabligh Akbar tersebut diharapkan menjadi salah satu momentum penting dalam Harlah ke-23 KSB. Syiar keagamaan yang dikemas melalui tausiah diharapkan mampu menghadirkan refleksi bersama tentang pentingnya membangun daerah dengan nilai-nilai keagamaan sebagai salah satu pijakannya.
Dengan menghadirkan Ustadz Abdul Somad, Pemkab KSB ingin menjadikan perayaan Harlah ke-23 tidak berhenti pada pesta tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan iman, persaudaraan, dan kehidupan masyarakat yang religius. (Admin01-Hs)













