Mahasiswa UTS Dorong Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran Online di Sumbawa

banner 120x600

Sumbawa Besar | Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai menjadi salah satu kunci transformasi pembelajaran online di perguruan tinggi, termasuk di wilayah Sumbawa. Teknologi ini diyakini mampu menjawab tantangan efektivitas dan kualitas pembelajaran digital yang terus berkembang.

Perkembangan AI dalam dunia pendidikan tidak hanya sebatas tren teknologi, tetapi telah menyentuh aspek inti proses belajar-mengajar. Mulai dari personalisasi materi, analitik pembelajaran, hingga otomatisasi evaluasi akademik, AI hadir sebagai solusi untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa.

Mahasiswa Informatika Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Juhandi, menilai penerapan AI membuka peluang besar bagi perguruan tinggi dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif. Menurutnya, sistem berbasis AI mampu menjembatani interaksi dosen dan mahasiswa secara lebih efektif.

“AI dapat membantu dosen dan mahasiswa berinteraksi melalui sistem yang menyajikan materi sesuai kebutuhan belajar masing-masing mahasiswa. Dengan begitu, proses belajar menjadi lebih tepat sasaran,” ujar Juhandi dalam rilis resminya, Kamis, 1 Januari 2026.

Ia menjelaskan, integrasi AI dalam Learning Management System (LMS) memungkinkan mahasiswa memperoleh umpan balik akademik secara cepat dan akurat. Hal ini dinilai penting untuk menjaga ritme belajar, khususnya pada sistem pembelajaran daring.

Selain itu, teknologi AI juga mampu mendeteksi pola kesulitan belajar mahasiswa sejak dini. Melalui analisis data, dosen dapat melakukan intervensi lebih cepat sebelum hambatan belajar berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Meski demikian, Juhandi mengingatkan bahwa pemanfaatan AI di pendidikan tinggi masih menghadapi sejumlah tantangan. Kesiapan sumber daya manusia, terutama tenaga pendidik, menjadi faktor krusial agar teknologi ini dapat digunakan secara optimal.

“Aspek kebijakan privasi data dan literasi digital mahasiswa juga harus diperhatikan. Jangan sampai pemanfaatan AI hanya menjadi tren, tetapi tidak memberikan dampak nyata bagi kualitas pendidikan,” tegasnya.

Ia berharap, perguruan tinggi di Sumbawa, termasuk UTS, dapat terus mendorong penguatan ekosistem pembelajaran digital. Dukungan kebijakan, pelatihan dosen, serta infrastruktur teknologi dinilai perlu berjalan beriringan.

Dengan strategi yang tepat, pemanfaatan AI diyakini mampu menghadirkan pembelajaran online yang lebih adaptif, efisien, dan inklusif, sekaligus mendorong percepatan transformasi pendidikan tinggi di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *