Taliwang, Hariansumbawa – Budaya kerja aparatur menjadi salah satu penentu kualitas pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pun memperkuat fondasi tersebut dengan menggembleng 91 Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Pelatihan dan Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK Tahun 2026, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang digelar Bagian Organisasi Sekretariat Daerah KSB itu berlangsung di Ruang Rapat 2 Lantai 2 Bappeda KSB. Sebanyak 91 ASN perwakilan perangkat daerah mengikuti pelatihan yang dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda KSB, Syahril, S.T.
Langkah ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman sekaligus mendorong penerapan nilai-nilai dasar ASN dalam pekerjaan sehari-hari. Agenda tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi Bupati Sumbawa Barat, yakni “Terwujudnya KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat Sumbawa Barat”.
Fokusnya tidak berhenti pada pencapaian target administratif. Pelatihan ini juga berkaitan dengan misi kedua pembangunan daerah, yaitu “KSB Maju dalam Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan”. Artinya, penguatan budaya kerja birokrasi diharapkan berbanding lurus dengan kualitas layanan yang diterima masyarakat.
Nilai BerAKHLAK mencakup Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Ketujuh nilai tersebut menjadi pedoman perilaku ASN agar mampu bekerja secara profesional, bertanggung jawab, membangun hubungan kerja yang sehat, serta beradaptasi terhadap kebutuhan dan perubahan pelayanan publik.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan diisi dengan pemaparan materi, diskusi interaktif, dan pembahasan contoh penerapan BerAKHLAK di lingkungan kerja. Peserta juga diarahkan menyusun komitmen bersama serta rencana aksi sesuai tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah.
Namun, tantangan sesungguhnya terletak pada konsistensi penerapan setelah pelatihan berakhir. Budaya kerja yang baik harus terlihat dalam tindakan sehari-hari, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan merespons kebutuhan warga, hingga kesediaan melakukan perbaikan ketika pelayanan belum berjalan optimal.
Selain meningkatkan kapasitas ASN, kegiatan tersebut menargetkan penghimpunan dan pemenuhan data dukung Indeks BerAKHLAK Kabupaten Sumbawa Barat. Data ini menjadi bagian dari pengukuran penerapan nilai-nilai dasar ASN di lingkungan pemerintah daerah, sehingga penguatan budaya kerja diharapkan dapat didukung bukti yang terukur.
Melalui pelatihan ini, Pemkab KSB berharap nilai BerAKHLAK tidak sekadar menjadi jargon birokrasi, melainkan melekat dalam perilaku kerja setiap aparatur. Pada akhirnya, keberhasilan program tersebut akan tercermin dari pelayanan yang semakin berkualitas, tata kelola pemerintahan yang semakin baik, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. (Admin01-Hs)













