Foto. Kepala Dinas PUPR KSB, Ir. Armayadi, ST., M.M.Inov., saat rapat bersama Sekretaris Dinas dan para pengguna akun SRIKANDI dari seluruh bidang
Taliwang, Hariansumbawa – Transformasi digital di lingkungan pemerintahan terus didorong untuk mewujudkan tata kelola administrasi yang lebih efektif dan efisien. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai memperkuat penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) melalui kegiatan pendampingan dan koordinasi bagi para penggunanya.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 09.00 WITA hingga selesai itu dipusatkan di Ruang Kepala Dinas PUPR. Pendampingan diselenggarakan oleh pengelola arsip sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman sekaligus memastikan penggunaan aplikasi berjalan sesuai kebutuhan administrasi di setiap bidang.
Kepala Dinas PUPR KSB, Ir. Armayadi, ST., M.M.Inov., hadir bersama Sekretaris Dinas dan para pengguna akun SRIKANDI dari seluruh bidang. Keterlibatan unsur pimpinan hingga pengguna teknis menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi agar implementasi sistem kearsipan digital tidak berhenti pada penggunaan aplikasi semata.
Peralihan dari sistem manual menuju digital menjadi salah satu fokus utama kegiatan tersebut. Melalui SRIKANDI, proses pengelolaan surat-menyurat dan arsip dinamis diharapkan semakin tertata, mulai dari pengelolaan dokumen hingga penyimpanan dan penemuan kembali arsip ketika dibutuhkan.
Penerapan sistem digital juga membuka peluang untuk mempercepat alur administrasi. Dokumen yang dikelola secara terintegrasi diharapkan lebih mudah ditelusuri, sehingga mendukung kelancaran koordinasi antarbidang dan membantu aparatur menjalankan tugas kedinasan secara lebih efektif.
Di sisi lain, optimalisasi SRIKANDI menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap dokumen berbasis kertas. Langkah ini sejalan dengan dorongan mewujudkan birokrasi modern yang mengedepankan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan arsip sesuai standar kearsipan nasional yang ditetapkan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Namun, keberhasilan digitalisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan aplikasi. Pemahaman pengguna, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur, serta konsistensi pengelolaan dokumen menjadi faktor penting agar sistem dapat dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, pendampingan dan koordinasi antarpengguna diperlukan untuk meminimalkan kendala dalam penerapan aplikasi di lingkungan kerja.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh pengguna akun SRIKANDI diharapkan semakin memahami fungsi dan mekanisme penggunaan aplikasi sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing. Koordinasi yang berkelanjutan juga diharapkan mampu menjaga ketertiban administrasi dan memastikan pengelolaan arsip digital berjalan secara konsisten di setiap bidang.
Dinas PUPR KSB pun berkomitmen memperkuat pengelolaan arsip berbasis digital sebagai bagian dari peningkatan kualitas administrasi pemerintahan. Dengan penerapan SRIKANDI yang optimal, transformasi digital diharapkan tidak sekadar mengubah media penyimpanan dokumen, tetapi juga mendorong budaya kerja yang lebih tertib, cepat, efisien, dan akuntabel.













