STS Pasang Kuda-Kuda Investasi di KSB, Pemda Buka Karpet Merah Asal Patuh Regulasi

banner 120x600

“Investasi yang taat regulasi bukan hanya menghadirkan kepastian hukum, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan masa depan pariwisata Kabupaten Sumbawa Barat yang berkelanjutan.”

Taliwang, Hariansumbawa – PT Sumba Tourist Service (STS) memastikan keseriusannya menanamkan modal di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata, perhotelan, dan pengembangan properti itu menegaskan tidak akan mengambil jalan pintas dalam proses investasi. Seluruh tahapan perizinan dipastikan akan ditempuh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan koordinasi bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) KSB, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa Barat.

Pertemuan itu menjadi sinyal kuat bahwa investasi yang akan masuk ke KSB diarahkan berjalan dengan prinsip kepastian hukum, transparansi, dan tata kelola yang baik. Pemerintah daerah dan investor sama-sama menempatkan kepatuhan regulasi sebagai fondasi utama sebelum proyek dijalankan.

Perwakilan PT Sumba Tourist Service menegaskan, perusahaan datang ke Sumbawa Barat bukan sekadar memburu peluang bisnis, tetapi membawa visi jangka panjang untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui investasi yang bertanggung jawab.

“Kami datang dengan keseriusan untuk berinvestasi di Kabupaten Sumbawa Barat. Kami berkomitmen memenuhi seluruh persyaratan perizinan dan mengikuti setiap ketentuan yang berlaku. Kami percaya bahwa investasi yang baik adalah investasi yang patuh terhadap hukum,” ujar perwakilan PT Sumba Tourist Service.

Manajemen STS juga memastikan seluruh proses administrasi dan teknis akan dipenuhi secara bertahap. Perusahaan memilih menempuh mekanisme legal dibanding mencari jalan pintas yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Menurut perusahaan, Kabupaten Sumbawa Barat memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kawasan wisata unggulan. Keindahan pantai, panorama alam, dan peluang pengembangan kawasan dinilai menjadi modal strategis untuk mendorong investasi di sektor pariwisata dan properti.

Tak hanya berorientasi pada keuntungan usaha, STS mengklaim investasinya akan diarahkan untuk menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Kehadiran proyek diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, menggerakkan pelaku UMKM, meningkatkan pendapatan masyarakat, hingga memperluas sumber penerimaan daerah.

“Potensi wisatanya sangat besar dan layak dikembangkan. Kami ingin menjadikan KSB sebagai salah satu destinasi wisata berskala nasional bahkan internasional. Kami berharap investasi ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjut perwakilan perusahaan.

PT Sumba Tourist Service juga mengapresiasi sikap terbuka Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang memberikan ruang dialog serta pendampingan mengenai prosedur dan mekanisme perizinan investasi.

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Sumbawa Barat, Mujiburrahman, S.T., menegaskan pemerintah daerah pada prinsipnya menyambut setiap investor yang memiliki komitmen menaati regulasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, DPMPTSP memiliki peran sebagai fasilitator untuk memastikan seluruh proses perizinan berjalan sesuai kewenangan, sekaligus mempercepat koordinasi lintas perangkat daerah agar pelayanan investasi berlangsung efektif, transparan, dan akuntabel.

“Pemerintah daerah mendukung setiap investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan dilaksanakan sesuai ketentuan hukum. DPMPTSP siap memfasilitasi proses perizinan sesuai kewenangan yang dimiliki,” tegas Mujiburrahman.

Ia menambahkan, Pemkab Sumbawa Barat terus memperkuat iklim investasi melalui penyederhanaan pelayanan, digitalisasi sistem perizinan, serta penguatan koordinasi antarinstansi agar investor memperoleh kepastian hukum tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Kolaborasi antara PT Sumba Tourist Service dan Pemkab Sumbawa Barat ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya investasi yang berkualitas. Jika seluruh proses berjalan sesuai regulasi, proyek tersebut berpotensi menjadi salah satu motor penggerak sektor pariwisata sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Sumbawa Barat sebagai daerah tujuan investasi yang kompetitif, ramah usaha, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. (Admin01-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *