Sumbawa Barat Kembali Gencarkan Sanitasi Lewat ”KSB Sadar STBM”, Lomba Desa STBM Tahun 2026 Dimulai

banner 120x600

Melalui KSB Sadar STBM dan Lomba Desa STBM 2026, Pemkab Sumbawa Barat menegaskan bahwa rekor lima pilar STBM 100 persen yang diraih pada 2021 bukan sekadar prestasi masa lalu, melainkan komitmen yang harus terus dijaga melalui gotong royong, pengelolaan sampah dan limbah yang baik, serta pembudayaan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.”

Taliwang, Hariansumbawa – Gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Sumbawa Barat kembali digerakkan melalui tagline baru “KSB Sadar STBM”. Gerakan ini dihadirkan untuk menggugah kembali kesadaran masyarakat bahwa pola hidup bersih dan sehat bukan sekadar program pemerintah, melainkan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., secara resmi melaunching “KSB Sadar STBM” sekaligus membuka Lomba Desa STBM Tahun 2026 di halaman Graha Fitrah, Senin (7/9).

Kegiatan ini menjadi rangkaikan upacara rutin hari senin. Rangkaian peluncuran ini diawali dengan penandatanganan komitmen STBM berkelanjutan melalui KSB Sadar STBM bersama delapan camat yang mewakili masing-masing kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Pelepasan balon kemudian dilakukan sebagai penanda dimulainya Lomba Desa STBM Tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, program lanjutan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, Agen Gotong Royong (AGR), kepala desa, dan lurah menjadi motor penggerak utama di lapangan, sementara Aparatur Sipil Negara (ASN) turut berperan melakukan pendampingan dan pengawasan agar implementasi STBM berjalan optimal.

Pelaksanaannya STBM Berkelanjutan tetap berpedoman pada lima pilar STBM, yaitu : Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMMRT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga Sebanyak 65 desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa Barat ambil bagian dalam lomba yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga kabupaten.

Ajang ini juga menjadi langkah persiapan dalam menghadapi STBM Award 2026 di tingkat nasional, sekaligus memastikan kebiasaan hidup bersih benar-benar melekat dalam keseharian masyarakat.

Sebagai informasi, pada tahun 2021 Kabupaten Sumbawa Barat pernah meraih predikat sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang sukses menuntaskan 5 Pilar STBM secara 100%. Atas prestasi luar biasa tersebut, KSB juga diganjar penghargaan resmi dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan agar capaian membanggakan yang pernah diraih tersebut dapat terus dipertahankan. Ia memberikan perhatian khusus pada pengelolaan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair yang memerlukan kolaborasi serta penanganan yang baik dari semua pihak.

Sehingga ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, para camat, kepala desa, lurah, agen gotong royong, hingga unsur terkait untuk terus mengawal gerakan ini. Menurutnya, perilaku hidup bersih dan sehat harus berjalan beriringan dengan semangat gotong royong yang tetap terjaga.

Keberlanjutan menjadi kunci utama agar perubahan perilaku dan budaya hidup bersih tidak berhenti hanya karena kegiatan atau penilaian lomba telah usai. Melalui KSB Sadar STBM, gerakan ini diharapkan terus hidup di tengah masyarakat, sehingga perilaku hidup bersih dan sehat benar-benar menjadi budaya masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bermartabat di Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sumbawa Barat, para camat, kepala desa, lurah, ASN, serta berbagai unsur masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan STBM. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *