Didukung Sarana dan Fasilitas Memadai, RSUD Asy-Syifa’ Buka Layanan Fisioterapi

banner 120x600

Sumbawa Barat – Berbagai inovasi terus dilakukan manajemen RSUD Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), salah satunya dengan membuka layanan fisioterapi yang bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

Hal itu dilakukan manajemen sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga diharapkan bahwa pasien yang datang untuk berobat di RSUD Asy-Syifa’ dapat menjalani terapi fisioterapi guna memulihkan kesehatannya.

Saat ini, RSUD Asy-Syifa telah dilengkapi dengan sarana dan fasilitas yang memadai untuk menyokong layanan fisioterapi. Selain itu, tenaga profesional dan terlatih dalam bidang fisioterapi juga turut melengkapi pelayanan tersebut.

Sementara, Direktur RSUD Asy-Syifa, Dr. Carlof, kepada media ini menyampaikan, bahwa manajemen RSUD Asy-Syifa’ terus berupaya melakukan inovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.

“Ketika seseorang mengalami masalah kesehatan yang mempengaruhi fungsi motoriknya dan aktivitas fisiknya, fisioterapi dapat menjadi solusi yang tepat,” jelas dr. Carlof kepada media ini, Selasa 11 Juli 2023.

Dokter dan fisioterapis yang terlatih akan melakukan evaluasi, perencanaan, dan penerapan program rehabilitasi untuk meningkatkan atau memulihkan fungsi motorik pasien, memaksimalkan kemampuan gerak, meredakan nyeri, serta mengobati atau mencegah masalah fisik yang terkait dengan cedera, penyakit, atau gangguan lainnya.

“Mereka menggunakan berbagai terapi dan teknik fisik seperti terapi gerakan, laser, latihan fisik, dan ultrasonografi. Selain itu, mereka juga dapat mengembangkan program khusus untuk skrining dan pencegahan penyakit atau gangguan fisik umum,” katanya.

Dokter dan fisioterapis memiliki pengetahuan khusus tentang cara kerja tubuh sehingga dapat mengidentifikasi gangguan fungsi dan mengambil tindakan yang diperlukan. Lama periode dan jumlah sesi fisioterapi akan bergantung pada kondisi yang sedang ditangani.

“Untuk kondisi ringan, fisioterapi biasanya berlangsung selama beberapa minggu, sedangkan kondisi yang lebih serius mungkin memerlukan fisioterapi selama beberapa bulan agar pemulihan optimal dapat tercapai,” sebut Dr. Carlof.

Biasanya, setiap sesi fisioterapi berlangsung selama 30-60 menit. Pada awal masa fisioterapi, pasien mungkin perlu menjalani 2-3 sesi terapi per minggu. Fisioterapi saat ini dapat dilakukan di RSUD Asy-Syifa’.

“Pasien umumnya akan menjalani tahap awal fisioterapi di rumah sakit, dan jika kondisinya sudah membaik, fisioterapi dapat dilanjutkan di rumah sesuai dengan petunjuk dokter dan fisioterapis yang merawatnya,” demikian, pungkas dr Carlof. (Hs/Kf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *