Tes Urine Mendadak PJU, Kapolres Sumbawa: Tidak Ada Toleransi bagi Penyalahgunaan Narkoba

banner 120x600

Foto. Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini SH S.IK, saat memimpin tes urine di Ruang Rupatama.

Sumbawa Besar | Komitmen menjaga integritas dan profesionalisme kembali ditegaskan jajaran Polres Sumbawa melalui pelaksanaan tes urine mendadak terhadap para Pejabat Utama (PJU), Sabtu (14/2/2026) siang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini SH S.IK, di Ruang Rupatama.

Pemeriksaan ini diikuti Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kasi hingga seluruh Kapolsek jajaran di wilayah hukum Kabupaten Sumbawa. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan internal sekaligus deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.

Tes urine dilakukan secara mendadak guna menjamin objektivitas serta transparansi. Seluruh peserta menjalani proses pemeriksaan sesuai prosedur tanpa pengecualian.

Kegiatan ini diawasi langsung oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), sementara pemeriksaan teknis sampel urine dilakukan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokes) Polres Sumbawa.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa institusi kepolisian harus bersih dari narkotika sebelum melakukan penegakan hukum di tengah masyarakat.

“Saya tegaskan, jangan pernah coba-coba terlibat narkoba dalam bentuk apa pun. Kita ini penegak hukum, sehingga harus memberi contoh yang baik,” ujar AKBP Marieta.

Ia juga menyatakan bahwa tidak ada toleransi bagi personel yang terbukti menyalahgunakan narkotika, karena hal tersebut mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

“Kepercayaan publik itu mahal. Sekali tercoreng, dampaknya besar bagi organisasi. Karena itu, kita harus menjaga integritas,” tegasnya.

Secara tidak langsung, Kapolres menekankan bahwa langkah preventif seperti tes urine mendadak merupakan bagian dari komitmen pembinaan dan pengawasan berkelanjutan di internal Polres Sumbawa.

Ia juga mengingatkan bahwa para pejabat utama memiliki tanggung jawab moral sebagai role model bagi anggota, sehingga harus menunjukkan sikap disiplin dan kepatuhan terhadap aturan.

“Internal kita harus benar-benar bersih. Dengan begitu, kita lebih percaya diri dan solid dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum kita,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di tempat terhadap seluruh sampel urine pejabat yang hadir, semuanya dinyatakan negatif dari kandungan zat narkotika.

Kapolres menyampaikan apresiasi atas hasil tersebut dan berharap komitmen menjaga kebersihan institusi terus dipertahankan demi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (Admin02-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *