Foto. Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP saat melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Syamsul Falah, Desa Moyo Mekar, Kecamatan Moyo Hilir
Sumbawa, Hariansumbawa | Di tengah tekanan pemangkasan anggaran pusat yang mencapai Rp500 miliar, Pemerintah Kabupaten Sumbawa justru mampu membuka peluang investasi strategis nasional yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengatakan bahwa komunikasi dan pendekatan intensif dengan pemerintah pusat menjadi kunci hadirnya sejumlah proyek besar di Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut disampaikan Bupati Jarot saat melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Syamsul Falah, Desa Moyo Mekar, Kecamatan Moyo Hilir, Kamis (05/03/2026) malam.
Di hadapan jamaah, orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa itu menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berupaya menghadirkan program pembangunan bagi masyarakat.
“Kita tidak diam. Justru di situasi sulit ini komunikasi dan lobi kita perkuat. Alhamdulillah, satu per satu proyek strategis nasional mulai masuk ke Sumbawa,” ujar Bupati Jarot.
Ia menjelaskan, sejumlah program prioritas telah mulai direalisasikan di daerah tersebut, yang diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Beberapa di antaranya adalah pendirian Sekolah Rakyat, pembangunan Batalyon TP (Tim Pertempuran) di Kerekeh, serta proyek unggas terintegrasi di Kecamatan Moyo Hilir.
Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mengupayakan sejumlah proyek strategis lainnya, seperti pembangunan Sentra Garam Nasional di Kecamatan Plampang.
Tidak hanya itu, pengembangan kawasan Samota juga terus didorong untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berpotensi menarik investasi besar ke wilayah Sumbawa.
Rencana pembangunan SMK Unggul Garuda serta pembangunan Batalyon Marinir di kawasan Samota juga menjadi bagian dari agenda pembangunan yang sedang diperjuangkan pemerintah daerah.
“Insyaallah, jika semua rencana ini terwujud, pertumbuhan ekonomi Sumbawa akan melesat. Lapangan kerja terbuka lebar dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” tegasnya optimistis.
Meski demikian, Bupati Jarot mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan di beberapa wilayah Kabupaten Sumbawa.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memohon doa serta dukungan masyarakat agar berbagai upaya pembangunan yang tengah diperjuangkan dapat berjalan dengan baik demi mewujudkan Sumbawa yang lebih maju.
Pada Safari Ramadhan itu, Bupati Jarot turut menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Syamsul Falah sebesar Rp25 juta, puluhan paket Al-Qur’an, serta paket sembako bagi warga kurang mampu. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian pemerintah sekaligus membawa harapan baru bagi masyarakat Moyo Hilir di tengah berbagai tantangan pembangunan. (Admin02-Hs)













