Foto. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumbawa Barat saat berbagi takjil kepada pengendara yang melintas
Taliwang, Hariansumbawa | Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di depan Mako Polres Sumbawa Barat pada Jumat (13/03/2026) tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumbawa Barat berdiri di tepi jalan sambil menyapa para pengendara yang melintas. Di tangan mereka, paket takjil siap dibagikan kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan.
Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kepala Urusan Pembinaan Operasi Lalu Lintas (KBO) Satlantas Polres Sumbawa Barat, IPDA Andri Sunarko. Dengan pendekatan yang ramah dan penuh kehangatan, para petugas menyapa satu per satu pengendara roda dua maupun roda empat, sembari menyerahkan takjil sebagai bekal berbuka puasa.
Bagi sebagian pengendara, takjil yang diberikan mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang masih berada di jalan menjelang adzan magrib, kepedulian tersebut menjadi perhatian kecil yang bermakna. Senyum dan ucapan terima kasih pun terlihat dari para pengguna jalan yang menerima paket berbuka tersebut.
IPDA Andri Sunarko mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap sesama. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli,” ujarnya.
Menurutnya, jalan raya bukan hanya ruang mobilitas, tetapi juga ruang pertemuan berbagai latar belakang masyarakat. Karena itu, pendekatan humanis menjadi penting untuk membangun hubungan yang lebih hangat antara kepolisian dan warga.
Momentum pembagian takjil ini juga dimanfaatkan oleh personel Satlantas untuk mengingatkan para pengendara tentang pentingnya keselamatan berkendara, khususnya menjelang waktu berbuka puasa ketika aktivitas lalu lintas cenderung meningkat.
IPDA Andri Sunarko menjelaskan, menjelang magrib sering kali muncul kecenderungan pengendara untuk terburu-buru agar segera sampai di rumah atau tempat berbuka. Kondisi tersebut, jika tidak diimbangi dengan kewaspadaan, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kami ingin mengingatkan bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas. Tidak perlu terburu-buru di jalan. Lebih baik sampai dengan selamat daripada mengambil risiko yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa budaya tertib berlalu lintas tidak hanya bergantung pada penegakan aturan, tetapi juga pada kesadaran bersama masyarakat untuk saling menghargai di jalan.
Melalui kegiatan sosial ini, Satlantas Polres Sumbawa Barat berharap dapat menumbuhkan rasa saling peduli antara aparat dan masyarakat, sekaligus memperkuat pesan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
Di tengah hiruk-pikuk kendaraan yang melintas, aksi sederhana berbagi takjil tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menghadirkan empati, mempererat silaturahmi, dan menebar kebaikan di ruang-ruang kehidupan sehari-hari. (Kief-Hs)













