Foto. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP saat melayat di rumah duka almarhum M. Solikin
Sumbawa, Hariansumbawa – Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti lingkungan Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Minggu pagi (22/03/2026). Rumah duka almarhum M. Solikin dipadati keluarga, kerabat, serta warga yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal sebagai pahlawan kemanusiaan.
Kehadiran Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, bersama istri Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot yang juga Ketua TP. PKK Sumbawa, serta Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetiyo, M.AP, menjadi simbol empati dan penghormatan pemerintah daerah atas pengorbanan almarhum.
Rombongan bupati tiba sekitar pukul 09.00 Wita dan langsung disambut oleh keluarga almarhum serta masyarakat yang telah lebih dahulu memadati lokasi. Suasana hening seketika terasa saat bupati memasuki rumah duka, menunjukkan rasa kehilangan yang begitu mendalam.
Dengan mengenakan pakaian putih dan peci hitam, Bupati Syarafuddin Jarot tampak khidmat. Ia menyempatkan diri menyapa keluarga satu per satu, sekaligus memberikan penguatan moril di tengah kesedihan yang masih menyelimuti.
Dalam pernyataannya, Bupati menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, yang tidak hanya menghanguskan puluhan rumah, tetapi juga merenggut nyawa seorang abdi kemanusiaan.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Almarhum M. Solikin adalah patriot kemanusiaan yang gugur saat menjalankan tugas mulia. Ini kehilangan besar bagi kita semua,” ungkapnya dengan nada penuh haru.
Menurut Bupati, kehadirannya bukan semata sebagai kepala daerah, melainkan sebagai bentuk penghargaan pribadi atas dedikasi dan keberanian almarhum yang telah mengabdikan diri demi keselamatan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok yang tidak pernah gentar menghadapi risiko dalam menjalankan tugas sebagai anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Sumbawa.
“Beliau gugur dalam tugas. Itu adalah kehormatan tertinggi bagi seorang abdi negara. Semangat pengorbanannya harus menjadi teladan bagi kita semua,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga duduk bersama ayah dan keluarga inti almarhum. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian serius, termasuk bantuan serta pemenuhan hak-hak almarhum sebagai petugas yang gugur dalam tugas.
Sekretaris Daerah, Dr. H. Budi Prasetiyo, M.AP, yang turut mendampingi, menegaskan bahwa pemerintah akan segera menindaklanjuti seluruh proses administrasi dan penghormatan yang layak bagi almarhum.
“Kami akan memastikan semua hak almarhum dipenuhi, termasuk proses administrasi dan bentuk penghormatan lainnya. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah,” tegas Sekda.
Di sisi lain, Ketua TP. PKK Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, tampak berupaya menenangkan keluarga yang masih diliputi kesedihan. Ia memberikan dukungan emosional, terutama kepada keluarga inti yang kehilangan sosok yang sangat dicintai.
Menurutnya, meski almarhum telah tiada, nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian yang diwariskan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Sumbawa.
Kehadiran pimpinan daerah di tengah suasana duka ini menjadi bukti bahwa pengabdian seorang pemadam kebakaran bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa yang sarat nilai pengorbanan dan kemanusiaan.
Rencananya, almarhum M. Solikin akan dimakamkan di pemakaman umum Kebayan setelah seluruh prosesi pemulasaraan jenazah, mulai dari pemandian, pengafanan hingga salat jenazah, selesai dilaksanakan.
“Duka ini adalah duka kita bersama. Selamat jalan pahlawan kemanusiaan,” tutup Bupati Syarafuddin Jarot dengan suara lirih. (Admin02-Hs)













