DLH KSB Dorong Budaya Bersih: 1 Jam Setiap Hari, Jumat Gotong Royong Massal

banner 120x600

Sumbawa Barat | Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam menjaga lingkungan bersih dan sehat kini semakin konkret. Melalui “Gerakan Peduli Kebersihan Lingkungan”, seluruh elemen masyarakat didorong untuk tidak hanya peduli, tetapi juga bertindak nyata setiap hari.

Gerakan yang berlandaskan Surat Edaran Bupati Sumbawa Barat Nomor 600.4.1/118/DLH/2026 ini menekankan pentingnya kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin dan kolektif. Tidak hanya seremonial, kegiatan ini dirancang menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat, Aku Nur Rahmadin, S.Pd., M.M.Inov, menegaskan bahwa gerakan ini menyasar perubahan pola pikir sekaligus perilaku.

“Kebersihan bukan kegiatan musiman. Kita ingin ini menjadi rutinitas harian yang melekat, baik di kantor, sekolah, maupun lingkungan tempat tinggal,” ujar Kadis Madin akrab disapa kepada media ini, Jum’at, 10 April 2026.

Dalam implementasinya, gerakan ini membagi kegiatan ke dalam dua pola utama, yakni kegiatan harian dan kegiatan mingguan.

Pada setiap hari kerja, seluruh pegawai, pelajar, dan masyarakat diwajibkan membersihkan lingkungan kerja masing-masing selama 1 jam sebelum aktivitas kantor atau sekolah dimulai. Kegiatan ini meliputi pembersihan ruang kerja, halaman, serta fasilitas umum di sekitar lingkungan masing-masing.

Sementara itu, pada setiap hari Jumat, dilaksanakan kegiatan gotong royong (korvei) secara bersama-sama. Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WITA hingga selesai, dengan fokus pada pembersihan sampah secara menyeluruh di lingkungan sekitar.

Lebih dari sekadar menyapu atau mengumpulkan sampah, gerakan ini juga mencakup berbagai aktivitas penting. Di antaranya adalah membersihkan lingkungan kantor, sekolah, dan fasilitas umum, membersihkan saluran drainase, serta mengelola sampah organik dan anorganik secara lebih tertib. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk membersihkan area sekitar masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab pribadi terhadap lingkungan.

Untuk memastikan gerakan ini berjalan efektif, pimpinan di setiap instansi turut diberi peran penting. Mereka bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan sekaligus melaporkan hasilnya secara berkala kepada Bupati Sumbawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup.

Kadis Madin menambahkan, gerakan ini bukan hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan yang bersih adalah fondasi kehidupan yang lebih baik.

“Kalau semua bergerak, dampaknya akan luar biasa. Kita tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan indah, tapi juga sehat dan nyaman untuk semua,” katanya.

Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan gerakan ini sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Pesan sederhana pun terus digaungkan: mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang — demi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkah. (Admin01-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *