Sumbawa Barat | Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia Nusa Tenggara Barat (DPW PSI NTB) menggelar Rapat Koordinasi untuk memantapkan struktur kepengurusan di tingkat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kegiatan berlangsung di Rumah Makan Exex, Komplek Kemutar Telu Centre (KTC), Kamis 16 April 2026.
Rakor dihadiri jajaran pengurus DPW PSI NTB serta Ketua dan pengurus DPD PSI Kabupaten Sumbawa Barat.
Ketua DPW PSI NTB, Lalu Budi Suryata, S.P., menegaskan rakor ini bagian dari upaya memperkuat konsolidasi partai hingga ke akar rumput.
“Kegiatan ini untuk memantapkan konsolidasi partai dengan pengurus di tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa. Tujuannya memperkuat sinergitas antar pengurus, baik di DPW maupun di daerah. Kami akan roadshow ke semua kabupaten/kota di Pulau Sumbawa. Ini juga untuk memantapkan mesin partai ke depan tentu dengan juga melakukan Verifikasi Faktual terhadap pengurus yang ada di tingkat bawah,” ujar Lalu Budi.

Ia menambahkan, rakor juga menjadi ruang membangun kebersamaan dalam berpikir dan bertindak. “Ini semangat kita membangun silaturahmi dan silaturfikir agar PSI ke depan menjadi partai yang kuat, bijak dalam bertindak, dan solid di semua lini,” tegasnya.
Selain itu juga dirinya menyampaikan bahwa Kader Partai harus aktif turun langsung ke akar rumput, mendengar langsung aspirasi dan keinginan rakyat serta hadir sebagai solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat
“Kader PSI tak boleh lupa dengan rakyat, harus turun dan memastikan bahwa PSI hadir memberikan solusi terbaik untuk rakyat,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Sumbawa Barat, H. Syafruddin Deni, S.E., menilai kegiatan ini positif untuk menguatkan semangat kader.
“Rakor ini memberi energi baru bagi pengurus dan sangat bermanfaat untuk konsolidasi. PSI punya ideologi kuat. Semangat ini akan menjadi spirit membangun peradaban demokrasi yang santun sekaligus ajang silaturahmi kader,” kata Deni.
Rakor DPW PSI NTB ini menjadi langkah strategis partai memastikan struktur kepengurusan solid dari tingkat wilayah hingga desa menjelang agenda politik ke depan. (Admin01-Hs)













