Jereweh, Hariansumbawa | Semangat hidup sehat dan geliat ekonomi masyarakat tampak menyatu dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) perdana di Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu pagi (10/05/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Gedung Serba Guna (GSG) Sasai Ate dan Alun-Alun Jereweh itu berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan warga yang memadati lokasi sejak pagi hari.
Pelaksanaan CFD tersebut turut dimeriahkan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat yang mengambil peran aktif dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, produktif, sekaligus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Beragam aktivitas digelar untuk menyemarakkan kegiatan, mulai dari jalan sehat, senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembagian door prize bagi peserta.
Kepala Disparpora KSB Nurdin Rahman, SE, menilai Car Free Day bukan sekadar agenda olahraga rutin, tetapi juga menjadi sarana membangun budaya hidup aktif di tengah masyarakat. Kehadiran ruang publik yang terbuka dan ramah warga diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan sekaligus memperkuat interaksi sosial antarwarga.
Suasana kebersamaan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak menikmati seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat. CFD perdana ini menjadi momentum baru yang menghadirkan wajah ruang publik yang lebih hidup dan inklusif di Kecamatan Jereweh.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi panggung bagi pertumbuhan ekonomi kreatif lokal. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan momentum CFD untuk memasarkan berbagai produk unggulan mereka. Aneka kuliner khas daerah, minuman segar, makanan ringan, hingga produk kerajinan lokal ramai diminati pengunjung.
Kehadiran pelaku UMKM dinilai memberi warna tersendiri dalam pelaksanaan CFD. Tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Konsep kegiatan yang memadukan olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi dianggap mampu memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi warga di tingkat lokal.
Disparpora KSB menegaskan bahwa penguatan ekonomi berbasis komunitas menjadi salah satu fokus dalam pengembangan kegiatan publik ke depan. Melalui agenda seperti Car Free Day, pemerintah daerah ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi tempat promosi produk lokal dan kreativitas warga.
Kegiatan CFD perdana ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov., Staf Ahli Bupati Bidang Aparatur dan Kemasyarakatan Sri Ayu Idayani, S.E., M.M., serta jajaran kepala OPD dan Forkopimda Kabupaten Sumbawa Barat.
Keberhasilan pelaksanaan CFD juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Bank NTB Syariah, dan sejumlah kontraktor lokal yang ikut berkontribusi dalam menyukseskan acara. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menghadirkan kegiatan publik yang berkelanjutan.
Disparpora KSB berharap Car Free Day dapat terus berkembang menjadi agenda rutin yang menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, CFD diharapkan mampu menjadi ikon kegiatan publik yang mendorong terwujudnya masyarakat Sumbawa Barat yang sehat, aktif, produktif, serta memiliki daya saing ekonomi yang semakin kuat. (Admin01-Hs)













