Mataram – Cabang olahraga Paralayang kembali menunjukkan kontribusi penting bagi Kontingen Kabupaten Sumbawa Barat pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat 2026. Bertanding di Sky Lancing, Lombok Tengah, pada 16–22 Juli 2026, para atlet berhasil mempersembahkan enam medali dari sejumlah nomor yang dipertandingkan.
Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Sumbawa Barat, Merliza Jawas, menjelaskan enam medali tersebut terdiri dari satu medali perak dan lima medali perunggu. Menurutnya, hasil itu merupakan capaian yang patut diapresiasi karena diperoleh melalui persaingan yang sangat ketat dengan daerah-daerah unggulan di cabang olahraga Paralayang.
“Alhamdulillah, atlet-atlet Paralayang Sumbawa Barat berhasil meraih enam medali pada PORPROV XII NTB 2026. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan selama ini mulai membuahkan hasil,” ujar Merliza, Rabu (22/7/2026).
Medali perak dipersembahkan Sony Ade Hermawan pada nomor Akrobatik Putra dengan nilai 150. Ia harus puas berada di posisi kedua setelah atlet tuan rumah Lombok Tengah, Lalu Sigit Kurnia Triwandana, meraih medali emas pada nomor tersebut.
Sementara itu, lima medali perunggu disumbangkan dari berbagai nomor pertandingan. Tim Ketepatan Mendarat Beregu yang diperkuat Hendrayadi, Yaser Arafat, Supardi, dan Sudirman meraih posisi ketiga dengan total nilai 711.
Selain itu, Sudirman menyumbangkan medali perunggu pada nomor Ketepatan Mendarat Perorangan Putra dengan nilai 203, sedangkan Yayen Tri Utami juga berhasil naik podium setelah finis di posisi ketiga pada nomor Ketepatan Mendarat Perorangan Putri dengan nilai 396.
Hendrayadi kembali menambah pundi-pundi medali bagi Sumbawa Barat melalui nomor Lintas Alam Perorangan dengan total nilai 52,0. Adapun pasangan Sudirman dan Supardi berhasil meraih medali perunggu pada nomor Sinkronisasi setelah mengumpulkan nilai 170.
Merliza mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan atlet-atlet Paralayang Sumbawa Barat mampu bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini dikenal kuat, seperti Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram, dan Lombok Timur. Ia menilai capaian ini menjadi modal berharga untuk meningkatkan prestasi pada kejuaraan berikutnya.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berlatih dan berkembang. Target kami berikutnya adalah mampu bersaing di level nasional serta terus mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat,” tegas Merliza.
Ia juga menambahkan bahwa raihan enam medali tersebut menjadi bukti nyata pembinaan cabang olahraga aerosport di Kabupaten Sumbawa Barat berjalan ke arah yang positif. Dengan dukungan berbagai pihak, Paralayang diyakini akan tetap menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang konsisten menyumbangkan prestasi bagi daerah. (Admin01-Hs)













