Arus Balik H+3 Meningkat di Poto Tano, ASDP Pastikan Layanan Tetap Lancar dan Nyaman

banner 120x600

Sumbawa Barat | Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada H+3, Senin (23/03/2026). Meski terjadi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan, situasi di pelabuhan terpantau ramai namun tetap berjalan lancar.

Sejak sore hari sekitar pukul 17.00 WITA, aktivitas di kawasan pelabuhan tampak semakin padat. Ratusan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mulai memenuhi area parkir dan kantong-kantong penampungan yang telah disiapkan oleh pihak pengelola. Dominasi pemudik sepeda motor menjadi pemandangan yang cukup mencolok dalam arus balik tahun ini.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan memastikan kesiapan armada dalam menghadapi lonjakan arus balik. Sebanyak 24 kapal telah disiapkan untuk mendukung kelancaran penyeberangan lintas Poto Tano–Kayangan dan sebaliknya.

General Manager ASDP Kayangan, Erlisatya, menjelaskan bahwa dari total armada tersebut, 10 kapal dioperasikan setiap hari, masing-masing lima kapal dari Pelabuhan Kayangan dan lima dari Pelabuhan Poto Tano. Seluruh kapal berada dalam kondisi siap operasi untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan.

Untuk mengurai kepadatan, ASDP menerapkan strategi operasional dengan skema “Tiba, Bongkar, Berangkat” (TBB). Sistem ini memungkinkan kapal yang tiba di pelabuhan segera melakukan bongkar muatan dan langsung kembali berangkat tanpa jeda waktu yang lama.

“Dengan sistem ini, kami berupaya meminimalkan antrean kendaraan dan mempercepat arus layanan penyeberangan,” ujar Erlisatya kepada media.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket penyeberangan melalui aplikasi Ferizy jauh hari sebelum keberangkatan. Hal ini penting mengingat tiket tidak lagi dijual secara langsung di pelabuhan, sekaligus untuk menghindari praktik percaloan.

Di tengah kepadatan, suasana di Pelabuhan Poto Tano tetap tertib. Petugas gabungan terlihat aktif mengatur arus kendaraan serta memberikan arahan kepada para pemudik. Sejumlah fasilitas pendukung seperti kantong parkir tambahan turut dimanfaatkan secara optimal.

Bagi para pemudik, perjalanan arus balik bukan sekadar perpindahan lokasi, tetapi juga bagian dari kisah kebersamaan setelah merayakan hari kemenangan bersama keluarga di kampung halaman. Wajah-wajah lelah namun penuh semangat terlihat di antara antrean kendaraan yang bersiap menyeberang menuju Lombok.

Sebagian pemudik mengaku telah mengantisipasi perjalanan dengan berangkat lebih awal untuk menghindari puncak arus balik. Mereka berharap perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di tujuan masing-masing.

Peningkatan volume kendaraan di Pelabuhan Poto Tano diperkirakan masih akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan. Puncak arus balik diprediksi terjadi dalam dua hari mendatang seiring berakhirnya masa libur Lebaran.

Dengan kesiapan armada, strategi operasional yang matang, serta kerja sama antara petugas dan masyarakat, arus balik Lebaran di lintasan Poto Tano–Kayangan diharapkan tetap berjalan lancar, aman, dan humanis bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan. (Admin01-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *