Dinas Perumahan dan Permukiman Percepat Layanan KSB Maju Perumahan, Bentuk Tim Percepatan hingga Sistem Pelaporan Digital

banner 120x600

Taliwang, Hariansumbawa | Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Layanan KSB Maju Perumahan sebagai langkah memperkuat sinergi antarpelaksana sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Novrizal Zain Syah, SE., M.SE, serta dihadiri Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Perumahan, dan Tim Bidang Perumahan.

Rapat menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi seluruh unsur pelaksana terkait percepatan program, mulai dari penguatan koordinasi, penyusunan mekanisme pelaporan, hingga pengendalian pelaksanaan di lapangan agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Dalam rapat tersebut disepakati pembentukan Tim Percepatan KSB Maju Perumahan beserta penunjukan koordinator pada masing-masing kecamatan. Tim ini akan bertugas mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan, menyelesaikan berbagai kendala di lapangan, serta memastikan pembangunan rumah penerima manfaat berjalan tepat waktu.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Novrizal Zain Syah, SE.,M.SE mengatakan keberhasilan Program KSB Maju Perumahan sangat bergantung pada kekompakan seluruh tim dalam menjalankan tugas serta kualitas koordinasi antarunsur pelaksana. Ia menilai sinergi yang kuat akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.

“Program KSB Maju Perumahan merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat. Karena itu seluruh pelaksana harus bekerja dengan semangat kolaborasi, menjaga integritas, dan memastikan setiap tahapan pembangunan dapat dipantau melalui sistem pelaporan yang tertib, akurat, dan tepat waktu,” tegas Novrizal dalam sambutannya, Jum’at, 3 Juli 2026.

Selain pembentukan tim, rapat juga menyepakati penerapan sistem pelaporan progres pembangunan secara berjenjang. Laporan wajib disampaikan mulai dari AGR, kemudian diteruskan kepada Pendamping, Tim Fasilitator Lapangan (TFL), hingga Koordinator Kecamatan sehingga perkembangan pembangunan dapat dipantau secara cepat dan akurat.

Novrizal menjelaskan bahwa penerapan sistem pelaporan tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung pengambilan keputusan. Menurutnya, data yang valid dan tersaji secara berkala akan memudahkan pemerintah melakukan evaluasi sekaligus mempercepat tindak lanjut apabila ditemukan kendala di lapangan.

“Dengan data yang valid dan koordinasi yang kuat, kita dapat mengambil keputusan secara cepat dan memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Pada tahap awal, Disperkim akan memanfaatkan Google Spreadsheet sebagai media pencatatan progres pembangunan dan Google Drive untuk penyimpanan dokumen administrasi maupun dokumentasi lapangan. Kepala Dinas mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang terus dikembangkan oleh pemerintah daerah.

“Pemanfaatan Google Spreadsheet dan Google Drive merupakan langkah awal menuju sistem pelaporan digital yang lebih terintegrasi. Ke depan, kita akan membangun aplikasi yang mampu menyajikan progres pembangunan secara real-time sehingga monitoring, evaluasi, dan pengambilan kebijakan dapat dilakukan lebih efektif dan transparan,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan bahwa penetapan calon penerima bantuan harus mengutamakan masyarakat yang masuk dalam Data Kemiskinan kategori Desil 1. Novrizal menegaskan kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar bantuan perumahan benar-benar diterima masyarakat yang paling membutuhkan, sehingga pelaksanaannya semakin tepat sasaran, adil, dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan setiap bantuan perumahan benar-benar menyentuh masyarakat yang berhak menerima. Dengan koordinasi yang semakin solid, sistem pelaporan yang terintegrasi, dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran, Program KSB Maju Perumahan diharapkan mampu menghadirkan hunian yang layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat,” pungkasnya. (Kief-Hs)

Pembaca : 7.560

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *