Foto. Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) Sumbawa Barat saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Kesehatan
Sumbawa Barat | Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) Sumbawa Barat melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Kesehatan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen bersama terhadap kesehatan warga.
Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog yang hangat antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah. Pemuda NW Sumbawa Barat menyampaikan komitmennya untuk turut berperan aktif dalam mendukung program-program bidang kesehatan, di antaranya melalui sosialisasi layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans Puskesmas dan Dinas Kesehatan yang berorientasi pada respon cepat pelayanan kesehatan kerumah kediaman pasien.
Ketua rombongan Pemuda NW Sumbawa Barat, Mukhsin, S.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan pemuda dalam isu kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial. Ia menilai pemuda memiliki peran strategis sebagai penggerak sekaligus penyambung informasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Kami ingin ikut ambil bagian memastikan masyarakat mengetahui dan memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disiapkan pemerintah,” ujar Mukhsin kepada media ini, Kamis, 15 Januari 2025.
Ia juga menegaskan bahwa Pemuda NW siap berkontribusi secara berkelanjutan dalam berbagai kegiatan sosialisasi kesehatan, terutama terkait layanan kegawatdaruratan dan pelayanan dasar di tingkat masyarakat.
Menurut Mukhsin, masih banyak warga yang belum mengetahui keberadaan dan mekanisme layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans yang disiapkan Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Karena itu, pemuda ingin hadir membantu menyebarluaskan informasi tersebut.
“Kami akan ikut turun ke tengah masyarakat, menyampaikan bahwa ketika ada kondisi darurat, layanan kesehatan bisa datang langsung ke rumah warga melalui TRC,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.M.R.S., menyambut baik inisiatif dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan Pemuda NW. Ia menilai keterlibatan pemuda akan memperkuat jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
Menurut dr. Carlof, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dibutuhkan dukungan berbagai pihak agar informasi dan layanan kesehatan benar-benar sampai ke tingkat paling bawah.
“Peran pemuda sangat strategis dalam menyampaikan informasi dan membangun kesadaran masyarakat. Dengan sinergi seperti ini, pelayanan kesehatan bisa semakin cepat, merata, dan responsif,” ujar dr. Carlof.
Ia juga menjelaskan bahwa TRC Ambulans dirancang untuk memberikan respon cepat langsung ke rumah pasien, sehingga warga tidak perlu lagi ragu atau terlambat mendapatkan pertolongan saat kondisi darurat.
“Melalui keterlibatan Pemuda NW, masyarakat semakin memahami bahwa layanan kesehatan pemerintah dapat diakses dengan mudah dan tanpa harus melalui prosedur yang rumit,” harapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan layanan kesehatan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga soal edukasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Silaturahmi ini, menurut dr. Carlof, menjadi awal yang baik bagi kerja sama berkelanjutan antara Dinas Kesehatan dan Pemuda NW dalam berbagai program sosialisasi dan pendampingan di masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan ekosistem pelayanan kesehatan yang lebih tanggap, lebih dekat dengan warga, dan lebih berkeadilan.
Dengan keterlibatan aktif pemuda dan dukungan penuh pemerintah daerah, masyarakat Sumbawa Barat diharapkan semakin percaya dan berani memanfaatkan layanan kesehatan demi kualitas hidup yang lebih baik. (Kief/Hs)













