Perkuat Kompetensi Tenaga Kesehatan, Dinkes KSB Gandeng Bapelkes Mataram

banner 120x600

Sumbawa Barat | Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram yang dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026.

Kesepakatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang lebih profesional, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr. Carlof, M.MRS, MQM, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan fondasi utama dalam menghadirkan layanan yang berkualitas.

“Kami percaya bahwa pelayanan kesehatan yang baik dimulai dari tenaga kesehatan yang kompeten dan terus belajar. Kerja sama ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk masyarakat Sumbawa Barat,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Dinkes KSB bersama Bapelkes Mataram akan menghadirkan berbagai program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan. Mulai dari peningkatan kompetensi klinis, manajemen pelayanan kesehatan, hingga keselamatan pasien dan implementasi kebijakan kesehatan yang sesuai standar nasional.

Bagi dr. Carlof, kolaborasi ini juga menjadi jawaban atas tantangan pelayanan kesehatan di daerah, terutama dalam mendukung program prioritas Maju Kesehatan, termasuk penguatan layanan TRC Ambulans berbasis Puskesmas.

Data menunjukkan, pada triwulan I tahun 2026, utilisasi layanan kesehatan telah mencapai 7.028 layanan, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 6.606 layanan. Angka ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan mutu layanan.

“Lonjakan layanan ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas. Kita tidak hanya mengejar kuantitas, tapi memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Bapelkes Mataram menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di KSB. Dukungan tersebut meliputi penyediaan narasumber kompeten, kurikulum yang relevan dengan kebutuhan daerah, serta metode pelatihan yang inovatif dan aplikatif.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tenaga kesehatan, tetapi juga membangun pola pikir yang responsif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Di balik angka dan program, ada harapan besar yang ingin dicapai: hadirnya layanan kesehatan yang lebih manusiawi, cepat, dan tepat sasaran.

Bagi masyarakat Sumbawa Barat, langkah ini menjadi angin segar. Karena pada akhirnya, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan bukan hanya tentang pelatihan, tetapi tentang memastikan setiap warga mendapatkan haknya atas pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan. (Admin01-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *