Wartawan Keluhkan Pembagian Parcel di Kapolres Cup Runramdhan Lombok Tengah, Humas: Hanya yang Terdaftar yang Berhak

banner 120x600

Lombok Tengah, Hariansumbawa – Kegiatan Kapolres Cup Runramdhan yang digelar di depan Mapolres Lombok Tengah pada Minggu malam (15/3/2025) berlangsung meriah. Ribuan penonton memadati lokasi acara, sementara ratusan peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam babak final lomba lari yang menjadi rangkaian kegiatan Ramadhan tersebut.

Acara yang diselenggarakan oleh Polres Lombok Tengah itu pada awalnya berlangsung penuh semangat dan antusiasme masyarakat. Sejumlah komunitas olahraga, pemuda, hingga keluarga turut hadir menyaksikan kegiatan yang dikemas sebagai ajang olahraga sekaligus silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

Sejumlah wartawan dari berbagai media juga terlihat hadir sejak awal kegiatan untuk melakukan peliputan. Mereka mengikuti jalannya acara hingga selesai guna mendokumentasikan serta memberitakan kegiatan yang digelar jajaran Polres Lombok Tengah tersebut.

Namun di balik kemeriahan acara, muncul keluhan dari beberapa wartawan yang mengaku tidak mendapatkan parcel Ramadhan yang dibagikan pihak kepolisian kepada insan pers setelah acara berakhir.

Pembagian parcel tersebut dilakukan oleh pihak Humas Polres Lombok Tengah sebagai bentuk apresiasi kepada wartawan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Akan tetapi, tidak semua wartawan yang meliput mendapatkan parcel tersebut.

Beberapa wartawan yang tidak memperoleh parcel diketahui tidak tergabung dalam organisasi wartawan yang telah terdaftar di Mapolres Lombok Tengah. Hal ini kemudian memunculkan rasa kecewa dari sejumlah jurnalis yang merasa telah meliput kegiatan sejak awal hingga selesai.

Saat mencoba menanyakan hal tersebut kepada petugas, para wartawan yang tidak mendapatkan parcel mendapat penjelasan dari Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Brata Kusnadi.

Menurut Brata, pembagian parcel Ramadhan memang diperuntukkan bagi wartawan yang tergabung dalam organisasi pers yang sudah terdata atau terdaftar di lingkungan Polres Lombok Tengah.

“Yang dapat hanya yang ikut tergabung dalam beberapa organisasi di Lombok Tengah terutama yang sudah masuk daftar di Polres,” jelasnya saat dimintai keterangan terkait pembagian parcel tersebut.

Salah satu wartawan yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku merasa kecewa dengan kebijakan tersebut. Ia menyatakan telah hadir sejak awal acara hingga selesai untuk meliput, namun tetap tidak mendapatkan parcel yang dibagikan kepada rekan-rekan wartawan lainnya.

Menurutnya, meskipun telah beberapa kali mencoba meminta penjelasan, dirinya tidak mendapatkan tanggapan yang memuaskan. Bahkan ia mengaku melihat masih ada sejumlah parcel yang tersisa saat pembagian berlangsung.

Ia juga mempertanyakan mekanisme pembagian tersebut karena menurutnya ada wartawan yang tidak melakukan peliputan namun tetap menerima parcel karena namanya masuk dalam daftar organisasi. Ia berharap ke depan pihak Polres Lombok Tengah dapat membuat mekanisme yang lebih adil agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan wartawan. (Admin02-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *