Taliwang, Hariansumbawa | Cabang olahraga panahan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berhasil mencatatkan sejarah baru pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Pasangan Cinta Khairunnisa Rahman dan Muhamad Fauzan sukses mempersembahkan medali emas perdana bagi kontingen KSB setelah menjadi juara pada nomor Compound 50 Meter Mix yang berlangsung di Lapangan Graha Fitrah, Sabtu, 18 Juli 2026.
Raihan emas tersebut menjadi pencapaian penting bagi panahan KSB yang selama ini terus berupaya membangun prestasi melalui pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menghadapi lawan-lawan dari berbagai kabupaten/kota di NTB, pasangan Cinta dan Fauzan mampu tampil konsisten hingga menuntaskan pertandingan dengan hasil terbaik.
Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Sumbawa Barat, Zainul Amri, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan atletnya meraih medali emas. Ia menjelaskan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang dilakukan mulai memperlihatkan hasil yang membanggakan.
“Alhamdulillah, kami berhasil mendapatkan satu medali emas. Ini menjadi kebanggaan bagi panahan Sumbawa Barat dan seluruh kontingen KSB,” ujar Zainul Amri usai pertandingan kepada media ini.
Lanjutnya, pasangan Cinta dan Fauzan menjalani pemusatan latihan intensif sekitar dua bulan menjelang Porprov. Meski waktu persiapan relatif terbatas, keduanya mampu menunjukkan disiplin latihan, ketenangan saat bertanding, dan mental yang kuat sehingga mampu mengungguli para pesaingnya.
“Hasil tersebut juga menjadi motivasi bagi atlet panahan lainnya yang masih akan bertanding. Dari total 33 atlet yang diturunkan PERPANI pada Porprov XII NTB, sejumlah nomor masih berpeluang menyumbangkan medali untuk KSB sebagai tuan rumah,” tutupnya.
Sementara itu, Cinta Khairunnisa Rahman mengaku bersyukur dapat mempersembahkan medali emas pada penampilan perdananya di ajang Porprov. Ia mengatakan hasil tersebut merupakan buah dari latihan yang dijalani secara konsisten selama beberapa bulan terakhir.
“Alhamdulillah kami berlatih lebih dari enam bulan dan hasilnya maksimal. Ini Porprov pertama saya dan bisa langsung meraih medali emas. Saya sangat senang bisa mempersembahkan medali ini untuk Sumbawa Barat,” jelasnya.
Muhamad Fauzan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan. Ia meyakini, keberhasilan itu tidak lepas dari bimbingan pelatih, dukungan pengurus PERPANI, KONI KSB, serta doa keluarga.
“Awalnya kami sempat ragu. Namun kami percaya pada proses latihan yang sudah dijalani. Dukungan Coach Yuri dari Jepang, PERPANI KSB, KONI KSB, dan keluarga menjadi penyemangat hingga kami mampu memberikan hasil terbaik,” katanya.
PERPANI KSB berharap prestasi tersebut menjadi awal yang baik bagi perkembangan panahan di daerah. Pembinaan atlet akan terus diperkuat agar prestasi yang diraih pada Porprov XII NTB dapat menjadi pijakan untuk menyiapkan atlet menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Dengan hasil awal yang positif ini, peluang KSB menambah koleksi medali dari cabang olahraga panahan masih terbuka pada nomor-nomor pertandingan yang akan digelar dalam beberapa hari ke depan. (Admin01-Hs)













