PGSI KSB Sapu Bersih 14 Medali di Porprov NTB 2026, Lampaui Target dan Tegaskan Dominasi di Arena Gulat

banner 120x600

LOMBOK TENGAH | Kontingen Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Bertanding di arena gulat Kampus IPDN Lombok Tengah, para pegulat KSB sukses mengoleksi 14 medali, terdiri atas 4 emas, 5 perak, dan 5 perunggu, sekaligus mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan utama cabang olahraga gulat di Nusa Tenggara Barat.

Capaian tersebut melampaui target yang sebelumnya dipatok pengurus PGSI KSB. Sejak awal, tim hanya menargetkan raihan tiga medali emas dan empat medali perak. Namun berkat penampilan konsisten para atlet di berbagai nomor pertandingan, target itu berhasil dilewati dengan hasil yang jauh lebih membanggakan.

Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Seluruh atlet PGSI KSB menjalani pemusatan latihan selama kurang lebih empat bulan dengan program yang terukur. Selain meningkatkan kemampuan teknik dan kondisi fisik, tim pelatih juga memberikan pembinaan mental agar para atlet mampu tampil percaya diri dan tetap fokus menghadapi lawan-lawan terbaik dari seluruh kabupaten/kota di NTB.

Wakil Ketua PGSI KSB, M. Afittudin, SH, ST, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih seluruh atlet. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin latihan, dan kekompakan seluruh elemen tim selama masa persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.

“Alhamdulillah, target kita terlampaui. Kami berhasil membawa pulang 14 medali dengan rincian empat emas, lima perak, dan lima perunggu. Ini adalah hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan dari Pemda KSB dan KONI KSB,” jelasnya kepada media ini, Senin, 20 Juli 2026.

Afittudin mengakui bahwa hasil tersebut bahkan berada di luar ekspektasi pengurus. Target awal yang dipasang hanya tiga emas dan empat perak, namun para atlet mampu memberikan performa terbaik sehingga menghasilkan capaian yang lebih tinggi dari perencanaan.

“Kami memang menargetkan tiga emas dan empat perak. Namun hasil akhirnya sungguh luar biasa dan melebihi target yang telah kami tetapkan. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berada di jalur yang benar,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh medali yang diraih dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Prestasi tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk menekuni olahraga gulat sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh pihak agar terus memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan di tingkat provinsi harus dijadikan pijakan untuk menyiapkan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi. Dengan pembinaan yang konsisten, PGSI KSB optimistis mampu melahirkan pegulat yang tidak hanya berprestasi di NTB, tetapi juga mampu bersaing pada level nasional.

Di akhir keterangannya, Afittudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap keberhasilan kontingen gulat KSB. Ia menyebut dedikasi para atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, dukungan KONI KSB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, serta seluruh pecinta olahraga menjadi fondasi utama lahirnya prestasi tersebut.

“Terima kasih kepada KONI KSB, Pemerintah Daerah KSB, seluruh atlet, pelatih, pengurus, dan seluruh pendukung olahraga gulat. Prestasi ini menjadi bekal sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkembang, mempertahankan tradisi juara, dan mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat pada ajang-ajang yang lebih tinggi di masa mendatang,” tutup Afittudin. (Admin01-Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *