Sumbawa Barat | Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah Musyafirin, S.Pt., M.M.INOV secara resmi membuka pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Hapkido pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII NTB 2026 di GOR Hanipati, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (21/7/2026). Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri atlet, pelatih, official, panitia, serta pendamping kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat.
Dalam sambutannya, Hj. Hanipah mengapresiasi seluruh peserta yang hadir dan memilih Kabupaten Sumbawa Barat sebagai arena untuk menunjukkan kemampuan terbaik di cabang olahraga bela diri asal Korea Selatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Lanjut Hj. Hanipah, kemenangan memang menjadi target setiap atlet. Namun, keselamatan, kesehatan, dan rasa persaudaraan antarsesama atlet jauh lebih penting untuk dijaga selama kompetisi berlangsung.
“Selamat bertanding kepada seluruh atlet. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kemenangan memang penting, tetapi keselamatan, kesehatan, dan rasa persaudaraan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia menilai Hapkido bukan sekadar olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik dan teknik bertanding. Lebih dari itu, bela diri juga menjadi sarana membentuk karakter, disiplin, pengendalian diri, serta sikap saling menghormati antarpeserta.
“Meski setiap atlet membawa nama daerah masing-masing untuk meraih prestasi, setelah pertandingan selesai seluruh peserta tetap merupakan keluarga besar olahraga NTB yang memiliki tujuan sama, yakni memajukan prestasi olahraga daerah,” harap Hj Hanipah.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada para pelatih, official, dan orang tua atlet yang selama ini menjadi garda terdepan dalam proses pembinaan. Menurutnya, keberhasilan atlet tidak lepas dari kerja keras dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terhadap pembinaan olahraga, Hanipah mengumumkan pemberian uang pembinaan bagi atlet peraih medali pada cabang olahraga yang dipertandingkan di Kabupaten Sumbawa Barat, yakni Hapkido dan Panahan.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyiapkan uang pembinaan sebesar Rp1,2 juta bagi peraih medali emas, Rp1,1 juta untuk peraih medali perak, dan Rp1 juta bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali perunggu.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga. Diharapkan perhatian tersebut menjadi motivasi agar para atlet terus meningkatkan kemampuan pada ajang-ajang berikutnya.
” Pemerintah Provinsi NTB maupun pemerintah pusat kembali memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Sumbawa Barat sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga. KSB siap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan kontingen,” ujar Hj Hanipah.
Di sisi lain, Hj Hanipah menyampaikan rasa prihatin karena cabang olahraga Kickboxing yang semula direncanakan berlangsung di Kabupaten Sumbawa Barat akhirnya dipindahkan. Akibatnya, para atlet Kickboxing tidak dapat menerima bentuk apresiasi berupa uang pembinaan sebagaimana atlet Hapkido dan Panahan yang bertanding di daerah tersebut.
Sementara itu, dari arena pertandingan Hapkido, kontingen Kabupaten Sumbawa Barat berhasil menambah koleksi medali. Ahadi Kusuma sukses meraih medali perak pada nomor Nakbop, sedangkan Tias mempersembahkan medali perunggu pada nomor Long Jump.
Keberhasilan menjadi tuan rumah sekaligus raihan medali atlet lokal diharapkan menjadi energi baru bagi pembinaan Hapkido di Kabupaten Sumbawa Barat. PORPROV XII NTB bukan hanya menjadi panggung berburu prestasi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan, memperkuat pembinaan atlet, serta menunjukkan kesiapan Sumbawa Barat sebagai penyelenggara berbagai event olahraga berskala regional maupun nasional. (Admin01-Hs)













