“Raihan satu medali emas, satu perak, dan lima perunggu menjadi bukti bahwa pembinaan Muaythai Kabupaten Sumbawa Barat terus menunjukkan hasil nyata sekaligus memperkuat daya saing daerah di kancah olahraga Nusa Tenggara Barat”.
Mataram – Kontingen Muaythai Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menegaskan eksistensinya sebagai kekuatan baru olahraga bela diri di Nusa Tenggara Barat. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII NTB 2026, tim Muaythai KSB sukses memborong tujuh medali yang terdiri dari satu emas, satu perak, dan lima perunggu di Gelanggang Pemuda Mataram, Jumat (24/7/2026).
Raihan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Muaythai di Kabupaten Sumbawa Barat berjalan ke arah yang positif. Meski menghadapi persaingan ketat dari kabupaten dan kota lain, para petarung KSB mampu menunjukkan mental juara serta semangat pantang menyerah hingga membawa pulang sederet prestasi membanggakan.
Satu-satunya medali emas dipersembahkan oleh Rizky Bayu Pangestu yang tampil dominan pada nomor Combat Muaythai kelas 75 kilogram putra U-27. Sementara medali perak diraih Supri Darmawan pada nomor yang sama setelah melalui pertandingan sengit hingga babak final.
Lima medali perunggu masing-masing disumbangkan Bripda Agus Darma Astawa pada kelas 67 kilogram putra U-23 Combat Muaythai, Galih Aditya Pranata kelas 51 kilogram putra U-27, Nurah Safitri kelas 48 kilogram putri U-27, Muhammad Nurhuda kelas 71 kilogram putra U-27, serta Novan Agus kelas 65 kilogram putra U-27.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kepemimpinan Manager Tim Muaythai KSB IPDA Herman, S.H., M.M.Inov., yang juga menjabat Kapolsek Sekongkang, bersama pelatih Brigpol Andrea Alfi Pangestu, Bhabinkamtibmas Desa Sekongkang Atas. Kolaborasi manajer, pelatih, ofisial, dan atlet dinilai menjadi kunci keberhasilan tim sepanjang kompetisi.
Manager Tim Muaythai KSB, IPDA Herman, S.H., M.M.Inov., mengaku bersyukur atas capaian yang diraih para atlet. Menurutnya, seluruh pertandingan berlangsung lancar dan para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena.
“Alhamdulillah, seluruh atlet telah berjuang dengan maksimal sehingga mampu membawa pulang tujuh medali untuk Kabupaten Sumbawa Barat. Hasil ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan semua pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap pembinaan Muaythai di KSB,” ujarnya.
Ia menegaskan, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang selama ini dilakukan mulai membuahkan hasil dan harus terus dipertahankan agar KSB semakin diperhitungkan pada ajang olahraga tingkat provinsi maupun nasional.
“Semoga hasil ini menjadi penyemangat bagi atlet-atlet Muaythai Kabupaten Sumbawa Barat agar terus berlatih, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tambah Herman.
Sementara itu, pelatih Brigpol Andrea Alfi Pangestu memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan disiplin tinggi selama masa persiapan hingga pertandingan berlangsung. Ia optimistis para atlet KSB memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh apabila pembinaan dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas latihan agar pada kejuaraan berikutnya prestasi Muaythai KSB bisa semakin baik. Potensi atlet-atlet kita sangat besar dan layak bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.
Dengan berakhirnya pertandingan cabang olahraga Muaythai, kontingen Kabupaten Sumbawa Barat resmi menutup perjuangannya di PORPROV XII NTB 2026 dengan koleksi satu medali emas, satu perak, dan lima perunggu. Capaian tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi KSB sebagai salah satu daerah yang terus melahirkan petarung tangguh di kancah olahraga NTB. (Admin01-Hs)













